MEDAN – Universitas Negeri Medan menjadi tuan rumah dalam menyelenggarakan Pertemuan Forum Pimpinan FBS se-Indonesia pada 19-21 April 2018. Dilaksanakan di dua tempat di Emerald Garden Hotel Medan.

Pada pertemuan forum tersebut, turut hadir Pimpinan FBS 12 LPTK Negeri Se-Indonesia,  UNIMED Medan, UNJ Jakarta, UNY Yogyakarta, UNNES Semarang, UNESA Surabaya, UNG Gorontalo, UM Malang, UNM Makassar, UPI Bandung, UNDIKSHA Bali, UNP Padang dan UNIMA Manado. Sebanyak 77 orang perwakilan LPTK se-Indonesia

Dekan FBS Unimed Dr. Isda Pramuniati, M.Hum., menyampaikan “tujuan kegiatan ini adalah untuk penyamaan persepsi untuk menyatukan rumusan kompetensi lulusan dan sebagai mata kuliah pada kurikulum KKNI, dimana setiap ketua program studi dan para dekan merumuskan profil lulusan, standar lulusan, kompetensi lulusan dan sebaran mata kuliah persemester”.

Selain itu tujuan dari pertemuan forum ini untuk menyamakan persepsi tentang standar penilaian penguatan akademik, penguatan kerjasama lintas FBSI LPTK.

Rektor Unimed Prof. Syawal Gultom dalam sambutannya sebagai tuan rumah mengatakan, selamat datang di Medan Bapak/Ibu Dekan FBS kami doakan semoga bapak/ibu merasa nyaman dan bahagia selama berada di Medan. Kami merasa bangga dan bahagia telah dipercaya menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Forum ini. Kita bersama berharap semoga pertemuan di Medan ini akan menghasilkan kesepakatan terbaik untuk pengembangan dan peningkatan sistem akademik, manajemen dan kerjasama di LPTK Negeri yang diamanahkan oleh civitas kepada kita, khususnya di FBS masing-masing.

Lanjut Prof. Syawal sebagai tuan rumah mengangkat tema yg sangat signifikan yakni “Revitalisasi Kurikulum KKNI Integrasi Academic Achievement”.

Di LPTK Negeri ada hal-hal yang perlu platform yang harus disamakan sehingga LPTK Indonesia itu punya standar minimal kualitas yang sama tanpa mengabaikan kekhasan masing-masing daerah. Agar LPTK Negeri terus memberikan masukan dan kritikan kepada pemerintah untuk pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan di negeri ini. Ada beberapa agenda nasional yang harus di persiapkan bagi LPTK Negeri yakni dapat menjawab kebutuhan guru di Indonesia yang masih kurang. LPTK Negeri harus mampu menjawab dan mempersiapkan lulusan yang bermutu, karena jika lulusan LPTK mutunya masih dimeragukan, maka kemajuan pendidikan di Indonesia akan sulit maju untuk mengimbangi negara-negara tetangga yang terus maju dan berinovasi. (Humas Unimed)